Untuk tamuku yang terhormat,
Silakan meninggalkan pesan dan kesan anda setelah berselancar di blog ini. Kami akan menghapus pesan yang berhubungan dengan SARA, pornografi, dan hal-hal lain yang dapat memancing sentimen negatif selaku pribadi, suku, kelompok/golongan dan agama.
Trims,
Chenk Benk
Nama saya James, asal kota Pare-pare. Sekarang lagi kuliah di Makassar. Salam kenal Pak To Manurung/Chenk Benk
Anda orang Bugis atau China sih??
Terima kasih Anda mengunjungi blog ini. Salam kenal juga.
Saya lahir dan besar di Bone, orang Bugis asli.
mudah2an tulisan blog ini masih bisa dikembangkan agar tidak terkesan sekadar copas dari blog tetangga. hehehe ….. perbedaanlah yang akan membuat sesuatu itu bermutu atau tidak. selamat kepada sobat tomanurung dengan segala perbedaannya.
syahrul
SALAM KENAL
Dengan FRONT KOMUNITAS INDONESIA SATU (FKI-1, Ormas Independen). Utk lebh mengetahui kegiatan dan AD/ART FKI-1 dpt dilihat di Website:www.apindonesia.com (Klik LOGO FKI-1).
Terima Kasih Imas Nurhayani,SE. Sekretariat:Gd.Dewan Pers. Jl.Kebon Sirih No;32-34 Jakarta Pusat. Tlp:0213503349, 3864167, 0818798586. Email:satufki@gmail.com.
halo, di bagian silsilah kok tidak ada link ke alamat yang dimaksud? thanks
Link silsilah sudah dapat diakses, hanya saja entriannya belum lengkap.
tolong uraikan secara singkat sejarah ade pitu’e
INFORMASI TENTANG SEJARAH ADE’ PITUE DAPAT ANDA AKSES DI TELUKBONE.ORG
TRIMS
Dear everybody;
I am very interested to exchange information about the kerajaan2 Indonesia,espacially about the present situation(f.i. dynastychiefs).
Thank you for the contact.
Yours sincerely:
D.P. Tick gRMk
secretary Pusat Dokumentasi Kerajaan2 di Indonesia “Pusaka”
Vlaardingen/Belanda
Please, translate my blog from your browser. Thank’s
Dear all;
My e-mailadress isn pusaka.tick@tuiscali.nl .
Thank you.
Yours sincerelly:
DP Tick gRMK/Pusaka.
Salam kenal, Pak To Manurung.
Bapak mamak saya orang Bugis, sy lahir di Ujung Pandang.
Saya sempat mengenal bahasa Bugis tatkala duduk di bangku SD di Arasoe.
Kmd kami pindah ke Jawa, dan saya mulai bicara bahasa Jawa dan agak lupa bahasa Bugis, tp bapak dan mamak masih menggunakannya terus.
Skrng sy belajar di Jepang, dan kehilangan kosa kata bahasa bugis saya hampir 70%.
Blog Bapak mohon ijin saya taut, untuk belajar kembali ttg sejarah nenek moyang.
Terima kasih.
Terima kasih atas kunjungannya.
Silakan … semoga mendapat hikmah dari kebajikan para leluhur
Apa saja yg kamu butuhkan, bisa tanya ke saya, via tlp ato ketemu bisa
gita Berkata:
Terima kasih atas sambutannya Kanda Gita. Salama manengngi tokki massalise bola temmasaile. Semoga Bone bisa kembali ke kejayaan seperti dahulu kala.
saya minta informasi tentang kerajaan tojo berdasarkan informasi bahwa raja yang memimpin kerajaan tojo berasal dari bone
mohon informasi tentang kerajaan tojo di sulteng
Mohon maaf, Pak
Kami belum menemukan nama Raja Bone, anak ataupun saudara Raja Bone, yang pernah memerintah di Kerajaan Tojo. Dalam manuskrip kuno, lontara akkarungeng, baik tersurat maupun tersirat tidak menyebutkan kegiatan para raja-raja. maupun
aq sudah coba download font dan copy paste kedalam folder font pak, tapi kok tidak bisa dipakai menulis dalam komentar. misalany agtu kerb? aksara lontaranya tidak muncul pak. aja jalan keluar?
Mohon maaf, untuk hal itu saya tidak tahu.
ini sekedar reverensi kerajaan tojo mungkin bapak bisa mendapatkan sisilah kerajaan tojo dan dapat memberikan informasi berharga pada saya
wilayah kerjaan tojo di kuasai 4 suku dan sering terjadi pembunuhan sehinggah ke 4 kepala suku tajongga,talamoa,mpapo,ballo,sepakat mencariseorang raja yang bisa mmemimpin wilayah2 tersebut.
di sepakati agar supaya raja bone dapat memerintah dan memimpin ke 4 suku tsb.
maka berakat ke 4 kepala suku tsb, ke bone untuk memintah kesediaan raja bone untuk memimpin wilayah tsb.
ke 4 kepala suku tersebut di pimpin oleh talamoa karena talamoa di kenal dengan kesaktiannya.
setelah menghadap raja bone ketua rombongan talamoa harus di uji dahulu kesaktiannya untuk meyakinkan raja bone bahwa meraka benar2 adalah utusan maka tawaran raja di terima talamoa.
ujiannya adalah apabila sangup menebas sebatang pohon 3 buah sekali tebas saja pohon bambu tsb dan harus tertancap di tanah dan tidak tumbang, karena kesaktiannya talamoa melompat dan menebas sebua pohan bambu tsb terjadilah apa yang di inginkan raja bone.
ujian yang ke 2 adalah di uji keimanannya di tidurkan dengan putri raja pada suatu malam di atas tahah beralaskan daun pisang terjata pada waktu bagun pagi daun pisang rsb tidak sedikit pun robek,kemudian raja bone bertanya pada putrinya apa yang terjadi tadi malam sehingga daun pisang tsb tidak sobek,putri raja berkata bagimana bisa sobek talamoa tidur terangkat satu jikal dari dari atas tempat tidur.
akhirnya permintaannya di kabulkan oleh raja bone tetapi raja bone tidak bisa memerintah di tojo, maka raja bone memerintahkan talamoa untuk mengambil adik raja bone yaitu pileviti( yang terbalik kakinya ke atas)yang berada di mautong kab parigi mautong,kemudian raja bone berkata pada talamoa aku menujuk saudaraku pileviti untuk menjadi raja di tojo,maka berakatlah talamoa bersama 3 rekanya untuk mengambil adik raja bone yang berada di mautong kab parigi maotung.
untuk membuktikan bahwa raja bone mempunyai hub darah dengan raja tojo maka di bawah pohon lontar dari bone untuk di tanam terjata di tojo hidup sebua pohon lontar sehinga tojo di jadikan kedudukan raja tojo.
karena hub itu maka bone disebut bone lompo artinya besar dan tojo di sebut cadi artinya kecil.
untuk mengetahui sedikit kerajaan tojo.
pileviti mempunyai anak bernama latonrong
kemudian latonrong mempunyai anak 4 orang masing-masing
laraja laki-laki,larifu laki laki(meninggal bujang), lamataia laki2( meningal bujang), remelino perempuan.
kemudian laraja mempunnyai anak bernama taka dan remelino mempunyai anak bernama kolomboi
maka di kawinkanlah anak laraja yg bernama taka dengan sepupu satu kali dari anak ramelino yg bernama kolomboi tapi tidak mempunyai keturunan
setelah _+ 3 bulan perkawinan kolomboi dgn taka kolomboi di tangkap oleh tentara belanda kemudian di asingkan di gorontalo,kemudian ke manado,kemudian ke makasar dan meningal di tahanan di bantaeng (sulawesi selatan).
seiring dengan perjalanan waktu sosok muslaini berasal dari labunu (mautonng kab parigi mautong)yang di temani ince mohamad. karena taka adalah turunan raja dari anak laki-laki maka di nobatkan taka menjadi raja tojo yang mengantiakn ayahnya laraja
kemudian kawinlah taka dengan muslaini sebangai suami seorang raja maka untuk mempermudah raja dalam menjalankan rodah pemerintahan maka taka menjerakan kekuasaan kepada muslaini untuk menjadi raja tojo pd tahun 1915 dan muslaini meningal th 1952 di kab poso dan di makamkan di kecamatan tojo barat kab tojo una-una sulteng.dan istrinya taka laraja di makamkan di desa tojo pusat kerajaan tojo kecamatan tojo kab tojo una-una sulteng
Sayang sekali Bapak Idham tidak menyebut tahun/abad Tamalomo menghadap Raja Bone.
Perlu kami sampaikan bahwa sepeninggal Latenri Tatta Arung Palakka, beliau digantikan olek La Patau Matanna Tikka menjadi raja di Bone. Pada masa pemerintahannya, kerajaan Bone mengalami kemajuan dalam hal perluasan wilayah dan kerjasama dengan kerajaan-kerajaan di sulawesi; bahkan tidak sedikit yang menyatakan bergabung dengan kerajaan Bone secara sukarela.
Lapatau yang sebelumnya memang telah dipersiapkan oleh Arung Palakka untuk menggantikannya juga “diperalat” untuk melakukan perkawinan politik dengan kerajaan-kerajaan di Sulawesi, terutama kepada keturunan-keturunan kerajaan Luwu dan Gowa. Menurut catatan dalam lontara, Lapatau lah yang menjadi “Bapak” hampir semua bangsawan yang ada di Sulawesi Selatan, Barat, Tengah dan Tenggara.
::Catatan:: Apakah Tamalomo sezaman dengan Arung Palakka atau Lapatau?
Tersebut pula dalam lontara bahwa La Padassajati To Appeware pernah dihukum “buang” (bugis:
) oleh ayahandanya, La Patau ke Beula, Kolaka, Sulawesi Tenggara. Bahkan konon menjalankan roda pemerintahan di sana, setelah menggantikan kakaknya -Batari Toja, hingga akhir hayatnya. Menurut sumber setempat, penduduk Beula, banyak keturunan Lapadassajati yang hingga sekarang masih berada di Beula, Pomalaa – Kabupaten Kolaka dan sekitarnya. Adapula yang mengatakan, sebelum menjadi raja, Lapadassajati bertualang ke Sulawesi Tengah.
Kemungkinan ketiga, pada masa pemerintahan Singkeru Rukka Arung Palakka pada tahun, 1860-1871, di mana pada waktu itu banyak pembesar-pembesar kerajaan yang keluar dari wilayah kerajaan Bone. Daerah tujuannya adalah Jawa dan Kalimantan, namun tidak sedikit juga yang di Sulawesi sendiri.
Trims:: Chenk Benk
Ass WW.
Bapak Tomanurung salam kenal, saya kebetulan tinggal di Belanda((kena karma kalee yah,hehehe! soalnya nenek-nenek moyang sy koq selalu perang melawan penjajahan Belanda). Membaca blog manurunge suatu keasyikan, bisa menelusuri dan membayangkan orang tua–tua kita jaman baheula pada jujur dan tegas banget! sangat beda pada zaman sekarang yang canggih dan pada berpendidikan modern.
Terimakaih atas tulisan dan blognya bapak…., infonya sangat tocer banget, salam hormat dari tanah Kincir Angin.
Terima kasih atas kunjungan dan komentar ta bu Andi
Salam Alaykum
Saya mencari jejak ayah dan kakek kandung saya. Kakek saya bernama KH Abdullah asal Kajuara Bone, adapun ayah saya Almarhum.H.Umar Abdullah (lahir di kajuara 1928), lulusan pesantren Asadiyah-Sengkang. Kakek saya, KH Abdullah sempat belajar di Mekkah selama 20 tahun dan dikenal baik oleh ulama-ulama Sul-Sel pada masa hidupnya.
Saya lahir dan tinggal di Bogor (belum pernah ke Sul-Sel), jika ada yang mengetahui perihal ayah atau kakek saya mohon hubungi ke e-mail saya :Yamani1982@rocketmail.com
Wassalam
Sdr Zaki,
Dengan gelar Kyai yang disandang kakek anda, rasanya tidak sulit untuk mencari tahu saudara-saudara Anda di Bone. Apalagi Kyai di Bone terbilang sangat sedikit, bisa dihitung jari.
Kyai-kyai yang terkenal di Bone antara lain:
1. Kyai Haji Rafiq Sulaiman, alm 92 (Watampone-Bone)
2. Kyai Haji Junaid sulaiman, alm 98 (Watampone-Bone) 3. Kyai Haji Buety Abbas, alm 96 (Watampone-Bone)
4. dll
Sedangkan pendahulunya antara lain:
1. Kyai Abbas, alm (Watampone-Bone)
2. Kyai Abdul Wahid, alm (Watampone-Bone)
3. Dll
Kakek anda di Kajuara mungkin satu-satunya yang menyandang gelar itu. Silakan bergabung dengan teman-teman di milis bugisBONE@yahoogroup.com. Mudah-mudahan teman-teman ada yang tahu, bahkan mungkin salah seorang adalah saudara anda. trims
Terimakasih atas bantuan informasinya.
Dari surat2 kabar edisi lama yang saya temukan dalam berkas2 almarhum ayah saya (meninggal saat saya usia 11 tahun). Ayahanda saya menikah (yang pertama kalinya) dengan Hj Andi Sitti Husni, putri dari KH Andi Thahir (Andi Taherong) seorang Kadhi Agama Islam di daerah Lammati, KH Andi Taherong ini wafat sekitar tahun 1970-an dan dikabarkan dalam surat kabar setempat, adapun kakek saya KH Abdullah wafat jauh hari sebelum wafatnya KH Andi Thahir.
Adapun ayahanda saya sempat memimpin Konferensi Putera Sulawesi yang ke-1 di Kuala Enok Riau. Foto2 saya upload di facebook : Ahmad Zaki Yamani.
untungnya foto2 dahulu masih bisa diselamatkan. Alhamdulillah
trims
Kepada Chenk Benk bahwa setelah mencermati tulisan lontara akkarungeng terdapat kekurangan disana sini mohon disesuaikan dengan lontara yang mempunyai registrasi yang akurat dan mohon ditampilkan silsilah arung palakka dari pihak ayah yang berasal dari kerajaan Buton
Sdr Abdu
Mohon maaf, komentar Sdr. baru sempat saya balas. Saya baru lihat jika ada komentar Anda.
Lontara Akkarungeng ini disusun oleh Drs. A. Amir Sessu, alm. Mantan Kasi Kebudayaan Kandepdikbud Kabupaten Bone dan ditulis ulang oleh Bapak Asmat Riadi. Lontara akkarungeng ini merupakan terjemahan langsung dari lontara, bukan stambuk yang beregistrasi. Stambuk/lontara yang beregistrasi ada ribuan jumlahnya di Bone dan tidak mungkin untuk dimasukkan satu persatu. Lontara akkarungeng hanya silsilah raja-raja, seperti telah dijelaskan di awal.
Kami tidak menemukan lontara/silsilah Arung Palakka yang menyebut ayahnya berasal dari Buton. Jika Anda punya, mohon di email ke kami, chenk.benk@gmail.com.
terima kasih telah mampir di blog kami
salam pak to monurung..saya beasal dari benut,pontian johor, Malaysia..keturunan bugis bone sebalah ayah dan ibu wajo..
keturanan datu selo..dari arung onyi..
dimana boleh saya cari keturunan saya di bone dan dimana nak cari di sana..tolong saya ingin mencari saudara saya disana..nama ayah saya ialah akib bin kurikang bin arung tarebba daeng patokkong bin petta arung onyi..
salam balik pak.
CB
Tolong terjemahkan kalimat kalimat ini:
1. perhatian, siap gerak
2. Kegiatan di laksanakan atau di lakukan
3. Di hentikan
4. Pimpin doa
5. Mengawali sarapan, doa dimulai
terima kasih atas bantuannya.
madhong99@yahoo.co.id
waduh… saya tidak ahli dalam bahasa Bugis. Beberapa kata tidak saya temukan padanannya dalam bahasa Bugis -namun bukan berarti tidak ada, loh! Hanya saja, seiring dengan berjalannya waktu, penggunaan bahasa Indonesia yang semakin intens, bahasa Bugis bercampur-aduk dengan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari sehingga, seperti, kata perhatian seringkali langsung diucapkan dengan peratikangngi. Bukan pejanengi yang merupakan bahasa Bugis.
terjemahan kalimat
1. perhatian, siap gerak (pjenGi, …… kEdo/pajanengi, ……… kedo)
2. Kegiatan di laksanakan atau dilakukan (….. rijm agi ripigau/…….. ri jama agi ri pigau)
3. Dihentikan (ri ppEsauai/ri pappesaui)
4. Pimpin doa (pGulu doa/pangulu doang)
5. Mengawali sarapan, doa dimulai (mRE kElE, ri aoKori doa/manre kele, ri ongkori doang)
semoga bermanfaat. Jika tidak sesuai, mohon bertanya pada ahlinya, Sdr. Gita di http://www.telukbone.com
Salam kenal silessureng dari blogger mobile PONPANUA
salam kenal balik cappo
salama’ki to pada salama
salam kepada bpk tomanurung,sy kelahiran jakarta sdh menikah,bpk dan ibu asli bone sepupu sekali satu kakek dari H.La Bolong(gelar sdng nama aslinya keluarga tdk ada yg tau).H.La Bolong mempunyai 6 anak dari istri tunggal slh satunya H.Samaila daeng matari,ortu ibu dan Banggo,ortu bapak.orang tua sy skrng menetap di pelabuhan sape bima,menurut kisahnya:H.La Bolong,meninggalkan bone akibat dikejar oleh sklmpok orang kmdian pergi bserta keluarga dan meninggalkan slrh harta benda menetap di pel.sape bima.dgn kisah tsb sy ingin menelusuri silsilah dari sblm H.La Bolong,keluarga sy mnganjurkan agar sy datang lsng ke bone utk menelusuri silsilah di kerajaan palakka,mngkin bpk bisa bantu.hp sy;081213993425.terimakasih maaf bila ada kesalahan.
terima kasih atas kunjungan anda pada blog ini.
informasi saudara kurang lengkap, tidak banyak membantu penelusuran kami. jika anda punya informasi seperti; NAMA KELUARGA (lengkap dengan gelar jika ada), UMUR (usia ketika meninggalkan kampung), TAHUN (tahun dia meninggalkan kampung), ASAL (Kampung, Desa, Kecamatan, Kabupaten), ORANG SEKAMPUNG YANG DIA KENAL (tetua adat), ORANG TERAKHIR YANG DIA JUMPAI saat meninggalkan kampung.
Silakan bergabung di grup Facebook kami di Wija To Ugi http://www.facebook.com/group.php?v=app_2373072738&gid=245831537084
Insya Allah, rekan-rekan di Grup ini akan membantu.
salam,maaf data mengenai H.Labolong yang saya peroleh dari keluaarga sbb:meninggalkan kampung(desa.data kec.mare kab.bone diusianya sekitar 40 thn pada masa pemberontakan parmesta di bone,makam beliau ada di togean(sulteng) meninggal diusia 80thn (1870-1950),orang sekampung yang terakhir dijumpai bernama ‘petta kiri’ pa’hemma,beliau skrng tinggal di arasoe(laleppalae)bone isrtinya bernama nabidah merupakan anak dari H.Labolong,terimakasih sy sngt mengharapkan bantuan dari bpk dan rekan-rekan.
Mohon infonya..ada ga literatur mengenai jabatan “DULUNG AWANG TANGKA”..siapa2 saja yg pernah menjabat….makasih pa’ andi…
mohon maaf, mungkin bapak bisa menanyakan hal tersebut pada http://www.telukbone.org dengan bapak Gita
salam,maaf sy baru mendapat data lengkapnya mungkin bisa dipertimbangkan:H.LaBolong(1870-1950),makamnya ada di togean(sulteng),meninggalkan kampung(pada masa pemberontakan parmesta dibone)diusia 40thn sdng nama istrinya lawaji,orang terakhir yg dijumpai bernama “petta kiri(pa’ hemma)”adlah pengikut setia beliau yg menikah dgn putrinya yg terakhir bernama “nabiah”,petta kiri(usia70thn) skrng tinggal di arasoe (laleppalae) bone,terimakasih atas sgl perhatiannya.
assalaamu ‘alaiikum wr. wb.,
pak juaidul ashan, menilik informasi sebelumnya, jika h. la bolong diperkirakan lahir pada tahun 1870 dan berusia 40 tahun pada saat meninggalkan bone maka beliau sesungguhnya meninggalkan bone antara tahun 1905-1910 dan meninggal pada awal-awal pemberontakan permesta, tahun 1950an.
adapun potongan-potongan informasi-informasi tersebut akan coba kami telusuri bersama teman-teman di wija to ugi. untuk itu, segala informasi anda tentang haji la bolong di posting di wija to ugi saja.
terima kasih
wassalam,
silakan lanjut dinda di wija to ugi
terimakasih atas partisipasinya kepada bpk dan rekan2,salam…
ASS,
SALAM KENAL
MOHON INFORMASI TENTANG KERAJAAN YANG ADA DI PINRANG APA SAJA.
TERIMA KASIH
WASS
ass,
menindak lanjuti pertanyaan saya tentag kerajaan yang ada dipirang
terima kasih
wass
sebelumnya, saya mohon maaf atas keterlambatan balasan di buku tamu ini. ada beberapa bekas kerjaan di wilayah kabupaten pinrang yang cukup dikenal seperti suppa, sawitto, benteng dan alitta. walaupun tidak pernah menjadi besar, namun kerajaan-kerajaan ini cukup berpengaruh di wilayah tersebut. untuk lebih jelasnya, silakan bergabung di http://www.facebook.com/?ref=home#!/topic.php?uid=151084621311&topic=13361
terima kasih
salam
Terima kasih atas waktu dan usaha anda untuk menyusun, mempublish di web ini tentang kerajaan-kerajaan Bone. Pasti telah banyak waktu dan pikiran yang dipakai untuk mempersembahkan artikel2 ini.
Pertanyaan :
Apakah ini akan di terbitkan menjadi buku?
Kalo boleh tahu, referensi apa saja yang dipakai?
kalo boleh, adakah nomer telpon anda? Aku ingin sekali bertemu dan berdiskusi tentang genealogy kerajaan Bone lebih panjang, jika saya pulang ke Indonesia. (lewat email pribadi please)
Terima Kasih
terima kasih telah mampir di blog ini.
sebelumnya saya ingin mengklirkan bahwa tulisan pada Genealogy Royal of Bone adalah hasil copy paste dari situs telukbone.org. tulisan tersebut aslinya adalah tulisan bapak andi amir sessu, mantan kasi kebudayaan kandepdikbud kabupaten bone dan telah diterbitkan oleh pemda bone pada pertengahan tahun ??80an??. Adapun sumber referensinya adalah buku latoa, karya prof. mattulada, lontara akkarungeng ri bone. beberapa bagian yang tidak sama dengan sama dengan sumber aslinya saya ambil dari situs royal ark [sudah tidak bisa dibuka lagi di wilayah kami].
jika bapak berkenan, silakan hubungi bapak andi mursalim (gita) di teluk bone: http://www.telukbone.org/ beliau sangat memahami sejarah bone.
Ass. Pak Manurung
Nama Saya Andi Nurhadi lahir & tinggal di Pontianak, saya ingun mencari keturunan dr kakek saya yang berasal dr tanah bugis, barangkali bapak bs membantu agar saya tetap merasa ada ikatan kekeluargaan dengan keturunan dr orang tua saya yang masih berasa di negeri bugis. Silsilah saya : Andi Nurhadi bin Dg. Muhammad Isa bin Dg Ahmad bin Daeng Makkah ( Makam Daeng Makkah ini berada di kampung Laqiung, Makassar, satu komplek dg makam Syeh Yusuf Makassar ) Daeng Makkah ini anak dr Daeng Compok, atas bantuan bpk, saya ucapkan banyak terima kasih.
Assalamu Alaikum, Bapak To Manurung yth, kami mencari data tentang La Mappanyompa (Bolong Mare I) arung Mare, dia adalah orang tua La Mappincara arung Mare yang bersaudara dengan We TaboE Arung Tellongeng yang kawin dengan La Pariusi Arung Balieng Bin La Page Arung maloloE ri Bone/Mampu bin La Panaongi Arung Pone, atas bantuan dan keterbukaan bapak kami ucapkan terima kasih. Ke 3 (La Mappanyompa, La mappincara dan We TaboE) Makamnya ada di JeraE Tellongeng.
Assalamu’alaikum Wr. Wb Bp. Andi Nurhadi
Mungkin iya atau tidak (Wallahualam) saya juga adalah keturunan dari Daeng Makkah yg sekarang ini ada dimanado. silsilah yang saya tahu dari Daeng Makkah (Raja Gowa) sprti yg diceritakan orang tua saya adalah Daeng Makkah mempunyai anak bernama Zamruddin Makkah dan mendapatkan anak bernama abdul hamid dan mempunyai anak bapak saya sampai saya sendiri.
Jadi apakah benar atau tidak antara bpk andi dengan saya masih dalam satu garis keturunan ?? tolong direspon.. Terima kasih.
Wassalam.. Wr. Wb.
assalamu alaikum, sy mau tahu tentang DATU LAPALANGKEANG ARUNG UNRA anak laki dari perkawinan I MALLINGKAANG KARAENG KATANGKA/ PATI MATARENG TU MAMMENANGA RI KALABBIRANNA dengan isterinya TENRI PADANG/ WE PADA ARUNG BERRU KARAENG BAINE RI GOWA dan tengtang ANDI BAU SITTI BINTI A. MAPPAULING anak perempuan dari perkawinan DATU MAPPAULING ARUNG PANRITA dengan isterinya DATU DJUNDJUNG ARUNG LOMPU (anak prempuan dari perkawinan SINGKERU’ RUKKA ARUNG PALAKKA/ SULTAN AHMAD(RAJA BONE KE.29 thn 1860-1871) dengan isterinya SITTI SAIRA ARUNG LOMPU) terima kasih atas informasinya.
Harap dilestarikan lontara dan Bahasa Bugis
Assalamu alaikum…, saya mau berbagi rasa, karsa dan tarsa kepada saudara-saudaraku di bone. Bahwa saya adalah keturunan terakhir dari La Kabaura, yang konon diceritakan oleh bapakku bahwa La Kabaura sengaja di utus oleh Sultan Buton untuk menyatu di Kerajaan Gowa. Alhasil dia persuntin saudara Sultan hasanuddin dan memiliki anak yang bernama Arung Palakka. Cerita ini versi kami di buton, apakah ada cerita lain yang lebih lengkap. Terima kasih.
http://www.bumibuton.blogspotcom
Saya saat ini lagi intensif mengembangkan kebudayaan leluhur di keraton Liya kepulauan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Kisahnya dapat di link ke http://www.kabali-indonesia.blogspot.com
Saya sangat salut atas usaha pak manurung, untuk melestarikan budaya. khususnya garis tahta kerajaan bugis bone. kalau dapat saya tambahkan, kok NAMA I MANDACINI ARUNG PATIMPENG TERPUTUS PADA RANTING garis keturunan petta ponggawai matenna tikka dan garis keturunan arung bulo-bulo raja di tangka sinjai
AS…….. TO MANURUNG
TOLONG DI CARIKAN SIAPA KETRUNAN MUHAMMAD SALEH ARUNG SIJALLING DAN ALITTA
terimakasih atas informasinya
Salam kenal pak manurung… silahkan anda menulis apapun yang menjadi ilmu pengetahuan anak cucu, asal jangan menyimpang dari sejarah, semoga sukses…. saya suka tulisan dan artikel anda.
salam kenal.
ANDI IRWANSYAH MAPPAPENING ( Samarinda)
Pengen tau saja buku sejarah tentang adat adat bugis yg terdahulu tentang hari uleng puleng madeceng de masussa kedepanya..itu saja trims..